Sabtu, 28 Januari 2012

Tips Pilih Barang Bekas




Membeli barang bekas ternyata memiliki seni tersendiri. Selain harus tahu tempat-tempatnya, kita pun harus jeli memilih agar tak membeli barang yang sudah hampir tak bisa dimanfaatkan lagi.
Ada beberapa petunjuk yang mungkin bermanfaat bagi anda yang ingin berbelanja di pasar loak.

1.Bila hendak membeli buku bekas, teliti lebih dulu halaman demi halaman. Cocokkan antara sampul dengan isi buku, siapa tahu sudah beda antara sampul dengan isinya.
Perlu juga mengadakan semacam perjanjian dengan si penjual bilamana ada halaman yang hilang atau kosong, buku tersebut boleh ditukar.
2.Sebaiknya selain menyebutkan judul buku dan nama pengarang, kita juga menyebutkan cirri-ciri sampul bukunya.
Apakah berwarna hijau bergaris atau kuning polos.Maklum, di situ buku bertumpuk, tak mungkin penjual bisa menghafal judul.
3.Sebelum membeli perabotan seperti tempat tidur, lemari pakaian, atau meja makan, yang perlu ditanya dan diperhatikan justru jenis kayunya.
Bukan model atau pun warna catnya, karena cat bisa menyembunyikan kerusakan pada permukaan kayu.
4.Jangan lupa pula memeriksa bagian dalam perabotan tersebut.Siapa tahu ada yang patah dan disambungkan begitu saja, sehingga sampai dirumah kita harus keluar biaya lagi untuk menggantinya.
5.Bila hendak membeli celana jeans atau jaket, sebaiknya periksa dulu bagian-bagian jahitannya.
Siapa tahu ada yang robek dan robekannya ini tidak pas di jahitan. Ini berarti kita harus menisiknya atau mungkin malah menambalnya.
Periksa pula resletingnya, apakah gigi-giginya masih utuh? Kancingnya apakah masih lengkap? Kalaupun ada satu yang lepas, mungkinkah diganti sendiri?
6.Membeli tas pun hendaknya dilihat lebih dulu risleting atau kancingnya.Bila memang harus diganti sendiri, apakah hal itu mungkin dilakukan?
Apakah biayanya tidak terlalu mahal, sehingga harganya menjadi tak berda jauh dengan yang baru sama sekali.
7.Untuk kopor, telitilah pegangannya. Siapa tahu sudah tinggal jebolnya saja. Bagaimana keadaan bagian dalamnya? Apakah sudah terlalu banyak bagian yang koyak?
8. Sebelum membeli sepeda kita pun hendaknya meneliti bagian demi bagian.Mulai dari jeruji, rem, sadel sampai bagian-bagian sambungannya.
Malah bila mungkin cobalah menaikinya.Siapa tahu timbul bunyi yang menandakan kerusakan berat.
9.Bila hendak membeli sepatu, seyogyanya periksalah bagian bawahnya. Juga haknya.
Mungkin saja dari luar kulitnya masih bagus, namun tak berapa lama setelah dipakai langsung terbuka.

sumber

Manfaatkan Barang Bekas




Sebenarnya masih ada celah untuk memanfaatkan barang-barang bekas pakai, daripada dibuang dan mengotori lingkungan tiada salahnya kalau kita berkreatif sedikit dengan mengalih fungsikan kembali beberapa barang yang tidak terpakai, sesuaikan dengan kebutuhan dan kreatifitas kita.

Jangan Buang Gelas Retak
Gelas yang retak tidak layak digunakan untuk minum. Akan tetapi, jangan lekas dibuang. Dengan sentuhan cat pada gelas, dapat dimanfaatkan untuk wadah alat tulis atau alat-alat yang lainnya. Cara yang lebih mudah dengan menempelkan stiker yang menarik sesuai keinginan.

Manfaat Lain Sabun Sulfur
Sabun yang mengandung sulfur atau belerang banyak digunakan sebagai sabun kecantikan yang bisa membuat kulit menjadi lebih putih dan mengobati beberapa penyakit kulit. Namun, jika sudah mengecil jangan dulu dibuang, manfaatkan sebagai sabun pencuci sink, wastafel, dan lantai kamar mandi. Kandungan sulfur dalam sabun ternyata mampu melibas kotoran dan noda yang menempel.

Lampion dari Kaleng Bekas
Kaleng bekas makanan ringan ternyata dapat digunakan sebagai lampion. Caranya, buang label kaleng, kemudian lubangi sesuai pola yang diinginkan. Setelah itu, tempatkan Win di tengah kaleng. Lampion dari kaleng bekas dapat dimanfaatkan untuk acara-acara diluar ruangan, misalnya pesta kebun.

Memanfaatkan Payung Rusak
Payung yang rusak sebaiknya jangan lekas dibuang atau dijual ke tukang besi. Manfaatkan payung rusak tersebut untuk menjemur pakaian bayi. Caranya, buang semua bahan perasut yang menyelubungi rangka payung. Gantungkan payung dengan posisi terbalik. Nah pakaian bayi pun sudah bisa dijemur.

Memanfaatkan Limbah Kayu
Limbah potongan kayu mirip buah yang diparut kasar. Limbah ini biasanya banyak terdapat di tukang kayu dan sering dibuang begitu saja. Padahal limbah ini memiliki manfaat sebagai bahan dasar kerajinan untuk menghias rumah. Salah satu contoh, rekatkan limbah kayu tersebut ke karton yang sudah Anda bentuk menjadi bingkai menggunakan lem kayu, sehingga menjadi sebuah bingkai yang cantik.

Memanfaatkan Stik Sisa Es Krim
Jika anak Kita gemar makan es krim, terutama es krim stik, kayunya dapat dimanfaatkan untuk membentuk keranjang buah, tempat tisu, tempat dudukan telepon genggam atau figura foto. Caranya cukup mudah. Stik es krim disusun sedemikian rupa, kemudian dilem dengan menggunakan lem kayu. Kreasikan sesuai bentuk yang diinginkan.

Manfaatkan Mozaik Keramik Pecah untuk Lantai
Barang yang pecah dan terlihat tidak berguna memiliki kegunaan lain dan keunggulannya sendiri. Jika digunakan dengan kreatif pada lantai atau dinding rumah, akan dihasilkan kesan mozaik yang cukup menawan. Keramik yang digunakan dari bekas bangunan dan keramik baru yang mengalami ‘kecelakaan’. Warna-warna yang berlainan dari keramik-keramik ini justru bisa menjadi daya tarik utama yang elok dipandang.



@ setropeloh/www.klipingku.com